Thursday, May 04, 2006

Langkahku....

Lukisan hatimu masih tetap tersimpan di dalam rumah kalbuku, sama halnya dengan guratan pena cinta itu, masih berada di kotak relung yang sama.
Sebelum fajar merekah, kuberanikan diri untuk kembali membuka tiap gores kanvas cinta dan garis pena hatimu, dan apa yang kutakutkan sebelumnya tidaklah terbukti.
Warna-warna pelangi hati masih tetap seperti dulu, tak meluruh sedikitpun. Dan garis-garis pahatan rasa-mu masih terbentang kokoh.
Kiranya, ini saatnya aku kembali berdiri dengan sebuah jawaban di lenganku dan tujuan di pergelangan kaki ku, untuk aku mampu berjalan melangkah.
Meski sejuta ragu terus menghinggap benakku. Dan Aku tahu,ini tak akan mudah buat ku. Karena rasa itu masih terus manyalakan percik-percik udara segar dan terus mengalirkan gemericik aliran rasa.
Dan aku tau, pilihanku ini akan menusuk tepat kedalam denyut nadimu, perih dan membuat dirimu seolah ingin balik menghujam seribu bilah pisau ke arahku. Aku mengerti itu...dan aku tak kuasa untuk menoleh kembali...Bantu aku untuk menggapai secercah kilau cahaya kunang-kunang malam..
Aku memilih untuk terus berjalan, dan memilih untuk terus menyimpan lukisan hati dan goresan pena cintamu..disini...di kotak yang paling dalam dan aman, dimana tak seorangpun mampu menyentuhnya selain aku...dan hangatnya masih terus terasa...disini, tepat di relung sukmaku.
Cilandak, 040506 di ujung ufuk fajar...
Untukmu, yang selalu terus berada dalam tiap kecil langkahku...untukmu, dan kamu tahu itu adalah kamu.
Maafkan aku....doa, restu ku selalu kulayangkan untukmu.

Bulan Sipit...

Bulan semalam kemarin terlihat menyipit..
Mengerenyitkan dahinya...memicingkan pupil matanya.
Mencari pembenaran diri, meski ia tahu, sikapnya justru membuat mentari pagi melemahkan suryanya.

Bulan sore ini masih menyipit.
Mencari sebuah jawab akan ketidak adilan sikapnya, yang membuat malam semakin muram, melapukan setangkup harap.
Namun tetap ia kembali mengerenyitkan dahinya, memicingkan pupil matanya, untuk sebuah jawab yang ia cari, walaupun ia harus membuat semesta tertumbuk murka sekalipun.

Karena ia hanya ingin menjadi lebih baik.....


Cilandak, 040506 terbangun di tengah kekosongan malam.
*Maaf, jika keputusanku sangat2 menyakitimu.....

Monday, May 01, 2006

Aaaakkuuu...

Aaaaakkuuu......













terkatup lemah, melapuk...menyubilm...ringan tanpa beban...







Aku.....
hanya ingin di dekatMU

Baca tulisan cinta berikutnya :



Widget by Hoctro
ditambahkan oleh koeaing!

Sapa Cinta


View My Stats

Gulungan film Favorit Rudy

Sabar lagi loading...
Sabar lagi loading...

Tak temukan cinta disini ? Kenapa tidak mencoba mesin cinta yang ini :

Google